Lakukan Cara Bijak dalam Berinternet di Lingkungan Keluarga

Ketika bermain Internet, maka kalian akan menemukan banyak sekali Informasi yang sepenuhnya masih diambang kepastian atau belum tentu kejelasannya namun sudah beredar dengan cukup luas. Dalam artian itu bisa saja sebuah Rumor atau Hoax semata yang mampu memanipulasi daya pikir otak manusia sehingga selalu berpikiran negatif ketika sedang bermain Internet. Nah untuk itulah, kalian harus bijak dalam memakai Internet terlebih lagi dalam lingkungan keluarga agar bisa membantu menghilangkan Internet Negatif yang ada. Jika kalian memang ingin tahu bagaimana cara Bijak dalam Berinternet di Lingkungan keluarga, nah kalian harus membaca tuntas semuanya yang kami tuliskan pada bacaan yang ada di bawah ini ! 

Fakta atas Keamanan Dunia Internet 

Mulai muncul media Sosial yang membuat Cyber Bullying dan juga pencurian atas Identitas menjadi jauh lebih mudah untuk orang yang memiliki tujuan menipu atau membahayakan sekali bagi kalian maupun untuk keluarga. Namun dari beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah pada tindakan kriminal ini, terutama sekali pada anak-anak. 

Dan dari data Statistik mengenai keamanan Internet menunjukan Resiko yang telah dimiliki oleh remaja dan anak ketika menggunakan internet, serta adanya alat komunikasi lain seperti halnya Telepon Pintar – Tablet dan juga Game yang langsung saja bisa terhubung ke Internet. Dan disini anak kalian hanya perlu mengklik tombol yang salah sampai pada ke situs Pornografi atau bisa menerima pesan dari orang dewasa yang mengaku sebagai teman dari anak kalian dalam ruang lingkup di dunia Maya. 

* Sebanyak 73% Remaja Usia yang mana di antara 12 sampai 17 tahun sudah memiliki profil di Media Sosial seperti halnya Facebook – Myscape – Twitter – Instagram dan masih banyak yang lainnya. 

* 25% dari anak-anak sudah berpura-pura berusia lebih ta untuk bisa mendapatkan akun Online. 

* 5% dari Remaja sudah mengakui untuk melakukan pertemuan rahasia dengan orang yang mereka kenal secara Online. 

* 29% Orang Tua memperbolehkan anak mereka dalam menggunakan Internet tanpa pengawasan atau pembatasan yang ada. 

* 93% dari Remaja Menggunakan Internet untuk Online setidaknya 1x dalam Seminggu. 

* Para Remaja yang menggunakan teks di antara usia 12 Tahun sampai dengan 17 Tahun bisa mengirim maupun menerima rata-rata hingga 1500 pesan per bulannya.

* 1 dari 3 Remaja di antara Usia 12 sampai dengan 17 Tahun yang mengalami Cyber Bully atau Intimidasi Online dengan perempuan menjadi korban jauh lebih banyak. 

* 97% Remaja yang bermain game Online di Komputer atau juga Telepon Pintar dan beberapa game online ini sudah menjadi tempat predator anak mencari korban. 

* 32% dari anak Remaja bisa menyembunyikan History Browsing dari Orangtua mereka untuk mencegah orangtua untuk melihat Situs yang mereka kunjungi. 

* Banyak Remaja dengan sekitar 16% sudah memiliki alamat Email dan juga Akun Jejaring Sosial dengan adanya nama yang tidak ingin diketahui oleh orangtuanya. 

* Lalu sekitar 11% dari Remaja yang menyatakan mengetahui cara untuk mematikan fungsi Parental Control yang mana bisa kalian gunakan untuk langsung memblokir Jenis Konten Web tertentu. 

Cara Mudah untuk Menggunakan Internet dengan Aman dan Bijak 

Satu hal yang benar-benar kalian ingat sebelum bisa mengklik di Browser Internet, maka kalian bisa menetapkan target atau tujuan lebih dulu untuk apa kalian ini benar-benar memakai internet tersebut ? dengan kalian bisa menetapkan tujuan yang nyata, maka disini kalian juga bisa mengetahui apa yang akan langsung kalian cari dan tidak berselancar tanpa adanya tujuan yang nyata. 

 

  • Setelahnya kalian bisa melakukan antisipasi dengan tidak menginstal program seperti halnya Adds On atau pada Plugin dari situs yang memang tidak percaya. Bila disini kalian sudah melakukannya, maka Komputer bisa saja diserang oleh Hacker. 
  • Kalian jangan pernah memberitahukan Informasi Personal diri kalian, namun tetap selalu menjaga Informasi yang bersifat pribadi. Jangan memberikan nomor kartu kredit ke situs yang tidak dikenal dan jangan pernah percaya oleh Siapapun, jadinya kalian bisa pikir dua kali sebelum benar-benar melakukan sesuatu. 
  • Jangan sekali-kali kalian bertemu dengan orang yang kalian tidak kenal dari Internet, atau semisal ingin ketemu ajak kawan yang kalian kenal lebih dulu. Soalnya dalam hal ini kalian tidak akan pernah tahu, ketika sedang menjalin pertemanan melalui dunia maya itu tak tahu tujuan dari orang tersebut dan jangan pernah melakukan pertemuan dengan mereka secara Offline sebelumnya. 
  • Jangan pernah mudah percaya mengenai informasi yang kalian lihat di dunia Internet dan juga sudah tergiurkan akan Iklan yang menawarkan sesuatu gratis. 

Cara Menggunakan Internet Aman untuk Anak di Rumah 

Untuk saat ini Aktivitas Online menjadi bagian yang tak terpisahkan atas kehidupan anak dan juga mereka yang mungkin saja menghabiskan banyak waktu untuk berselancar di Internet. Dan disini anak kalian bisa menggunakan Internet untuk belajar, mencari Informasi, bersosialisasi dan bermain games. Jadinya semua aktivitas ini menjadi bukti kalau anak ini bisa saja mendapat banyak manfaat dari Internet. Nah untuk bisa benar-benar membuat anak menggunakan Internet dengan aman sebagai berikut : 

  • Beritahu anak untuk tidak dengan mudah mempublikasikan nama lengkap mereka, lalu nama sekolah, lalu adanya alamat rumah, email dan nomor telepon serta gambar yang ada. Nah semua data ini ketika bocor bisa saja diakses oleh orang lain terutama sekali di situs jejaring Sosial layaknya Facebook atau MySpace. 
  • Sering mengajak anak untuk melakukan aktifitas Offline seperti halnya bermain dengan teman lalu ikut serta di kegiatan keluarga atau dalam menyalurkan hobi. 
  • Ketika membuat email apapun itu, biasakan menggunakan nama pendek atau nama yang disukai saja tidak disertai biodata aslinya. 
  • Selalu memberitahu anak untuk tidak melakukan sesuatu yang dirinya tidak lakukan pada dunia nyata termasuk pada semua jenis Bullying. Baik itu dengan menggunakan Teks – Foto dan juga Video. 
  • Jangan mudah membiarkan anak untuk membuka pesan atau lampiran dari orang yang tidak ia kenal dikarenakan bisa saja berisi Virus atau pada gambar serta Film yang memang tidaklah layak dilihat oleh sang anak. 
  • Jangan membiarkan anak untuk tidak membagikan Kata Sandi, lalu Nama Pengguna, lalu Akun ID atau PIN kepada orang lain selain Orang Tua dan dirinya sendiri. 
  • Kalian sebagai orang tua harus bisa memberitahukan anak untuk tidak mudah memberikan Informasi Pribadi yang rinci ke teman yang tidak terlalu dikenal secara Offline. 
  • Pastikan kembali untuk anak kalian bisa memahami bahayanya bertemu seseorang yang hanya ditemukan pada dunia Internet itu saja. 
  • Selalu memberikan Klarifikasi Definisi teman bahwa Teman Online walau asik tidak akan sama seperti teman yang mereka bisa temui secara langsung di dunia nyata.
  • Selalu mengajarkan anak dalam menggunakan Internet dengan Sebijak mungkin. Dorong mereka langsung untuk bertanya apakah benar jika Informasi yang didapatkan itu sudah benar.